dulu ya zaman masih #nyekrip
(ngerjakan skripsi-red) sering saya monyong-monyong ngeluh capek, hampir
atau mungkin sedikit stres sampe muka berkerut gitu.. tapi semua itu
saya lakukan di sudut kamar. saat di kampus saya tersenyum, saat
bimbingan saya tampilkan wajah berseri, penampilan rapih, perkataan
tertata.. pokoknya meyakinkan dosbing kalau : I am FINE ^,^
sampai saat di ruang sidang juga, saya nyengir-nyengir,. dalam hati : bbbrrr, oh seram! sampe pernah dipertengahan jalan saya bilang:
lelah berjuang, lelaaaah memperjuangkan banyak hal. saya ingin diperjuangkan.
karena statement itu, diledek habis-habisan sama satu dosen, saya harap beliau ga baca catatan ini (awalnya mau buat status, eh tapi jadi panjang) XD
pak dosen, jangan ledek saya lagi yaa, baru sadar, pada saatnya saya akan diperjuangkan. tapi kalaupun bapak baca, *ehem* Ara mau mencabut kata-kata tersebut nih Sir.
bahwa saya umarah muhadharah tidak akan pernah berhenti berjuang untuk kesuksesan studi, karir, hingga kelak urusan rumah tangga. saya dengan sepenuh hati akan bergembira melaksanakan segala kewajiban. saya dengan kesungguhan akan terus belajar menjadi pribadi yang unggul. tidak akan ada lagi kata-kata lelah yang saya ucapkan pun saya tuliskan. karena memperjuangkan dengan baik adalah proses pemantasan diri untuk diperjuangkan dengan hormat.
-umarah-
9 oktober 2014, 16:10
di depan meja belajar dan meja kerja
setelah latihan soal dan mempelajari 3 berkas (2 berkas beasiswa dan satu berkas usaha)
sampai saat di ruang sidang juga, saya nyengir-nyengir,. dalam hati : bbbrrr, oh seram! sampe pernah dipertengahan jalan saya bilang:
lelah berjuang, lelaaaah memperjuangkan banyak hal. saya ingin diperjuangkan.
karena statement itu, diledek habis-habisan sama satu dosen, saya harap beliau ga baca catatan ini (awalnya mau buat status, eh tapi jadi panjang) XD
setelah lulus, alhamdulillah dengan pujian, saya menangis? tidak, tanpa air mata, kembali tersenyum. merasa bebas? tidak. saya langsung bilang: lagi dan lagi saya harus berjuang biar tidak jadi S.Pd yang Sarjana Pembuang dana~
kembali kepada kampus dan atau pengabdian di daerah. itupun jalur beasiswa. tekad saya.
pak dosen, jangan ledek saya lagi yaa, baru sadar, pada saatnya saya akan diperjuangkan. tapi kalaupun bapak baca, *ehem* Ara mau mencabut kata-kata tersebut nih Sir.
bahwa saya umarah muhadharah tidak akan pernah berhenti berjuang untuk kesuksesan studi, karir, hingga kelak urusan rumah tangga. saya dengan sepenuh hati akan bergembira melaksanakan segala kewajiban. saya dengan kesungguhan akan terus belajar menjadi pribadi yang unggul. tidak akan ada lagi kata-kata lelah yang saya ucapkan pun saya tuliskan. karena memperjuangkan dengan baik adalah proses pemantasan diri untuk diperjuangkan dengan hormat.
-umarah-
9 oktober 2014, 16:10
di depan meja belajar dan meja kerja
setelah latihan soal dan mempelajari 3 berkas (2 berkas beasiswa dan satu berkas usaha)

Semangat KAK Ara .... :D
BalasHapus