Kapan pernah jemariku ragu menulis
Yang ada hanya kehati-hatian
Kapan bibirku gemetar berujar
Yang ada doa bukan karena ketakutan
Jauh sebelum tanggal empat
Perjuangan yang ternyata tak seberapa itu
Membuatku harus mencobanya lebih dan lebih
Kapan pernah tatap mataku kosong
Semua kilau itu bukan terhalang, tapi berkurang
Kapan pernah langkahku gontai
Memikirkan segala kemungkinan, menguatkan segala keputusan
Itu semua sebelum empat datang
Desember adalah harapan
Tanggal empat menunggu kesempatan
Empat menit ku membaca surat keputusan
Empat jam ku mencari sebuah kekuatan
Kembali untuk seribu perjuangan
Seperti yang terjadi pada Empat Desember, percepat kecepatan.
Yang ada hanya kehati-hatian
Kapan bibirku gemetar berujar
Yang ada doa bukan karena ketakutan
Jauh sebelum tanggal empat
Perjuangan yang ternyata tak seberapa itu
Membuatku harus mencobanya lebih dan lebih
Kapan pernah tatap mataku kosong
Semua kilau itu bukan terhalang, tapi berkurang
Kapan pernah langkahku gontai
Memikirkan segala kemungkinan, menguatkan segala keputusan
Itu semua sebelum empat datang
Desember adalah harapan
Tanggal empat menunggu kesempatan
Empat menit ku membaca surat keputusan
Empat jam ku mencari sebuah kekuatan
Kembali untuk seribu perjuangan
Seperti yang terjadi pada Empat Desember, percepat kecepatan.
0 komentar:
Posting Komentar
Terima kasih sudah berkunjung ^_^